MENCARI CINTA: KAPAN KAWIN?
KONON ada tahapan yang selalu diucapkan wanita terhadap pria yang berusaha mendekatinya. Saat si wanita masih bau kencur, maka jawabnya “Siapa sih kamu!” Ya, cewek seusia remaja memang lagi singit-singitnya. Kebutuhan kasih sayang dari lawan jenisnya masih menjadi nomor ke sekian. Ia lebih doyan ngumpul atau SMS-an dengan gank-nya.
Setelah masuk SMU atau kuliah tentu jawabannya lain lagi. Bukan lagi, “Siapa sih kamu” tapi “Siapa ya”. Artinya, si ce membuka pintu bagi pria yang mendekatinya. Tapi hanya mengintip sedikit. Jika cocok, pintu (hati) akan dibuka. Jika tidak berkenan, maka segera kunci rapat-rapat. Bagi seorang pria, kesempatan mendekati terbuka. Makanya perlu persiapan, agar kesan pertama bisa menggoda. Setelah berhasil memikat, kunjungan berikutnya tak perlu siasat.
Yang paling gampang tentu mendekati wanita di atas usia 30 tahun. Apalagi yang sudah dikejar-kejar keluarga agar segera kawin. Jawabannya, bisa jadi ”Siapa saja”. Kriteria pria idaman kerap terabaikan. Status sang pria pun disingkirkan. Yang penting ia segera berubah status menjadi seorang istri.
Saya yakin tulisan ini pasti banyak yang protes. Padahal ini teori orang gila. Kalau ditangapi, berarti yang nanggapi sama-sama gila. Tapi silakan saja ditanggapi, memang zamane zaman edan.