Sabtu, Februari 16, 2008

Ujian Ayah

Belakangan ini si mas lagi lengket-lengketnya dengan sang bunda. Kemana-mana ngintil. Saya jadi sengit. Merasa, tidak dibapakkan [dianggap bapak]. Si mas hanya mau berbaik-baik jika ada masalah dengan komputernya. Tapi jika urusannya dah beres, saya kembali di-cuekin. Pada sudah beberapa kali saya ledek. Apa sih, enaknya jadi buntut? Paling cuma dapet kenthut. Tapi Si mas tetap saja tak mau beringsut [makssaaaaa].Cry Ya sudah...terima nasib. Mungkin si mas lagi pengen jauh dengan ayahnya.
Tapi besok ini ujiannya. Emaknya bakal seharian tak di rumah. Apa reaksinya? Apakah ia akan menangis sejadi-jadinya?, atau malah cuek dan memilih main sendiri? Atau berbalik arah, mendekati sang ayah? ngarep.com. Lihat saja nanti.

Posted by CAK KRIS at 07:12:36 | Permanent Link | Comments (0) |
Komentar
Tulis komentar